Kedai Kopi: Toko Sedap Pematang Siantar

Sudah sejak lama saya tahu jika di Pematang Siantar terdapat sebuah kedai kopi legendaris bernama Kok Tong. Beberapa kali saya berkunjung ke sana. Namun bodohnya, saya sama sekali tidak tahu jika tak jauh dari situ juga terdapat sebuah kedai kopi yang tak kalah legendarisnya: Toko Sedap!

 

 

Sebenarnya ketidaktahuan saya itu sah-sah saja, karena Toko Sedap lebih dikenal oleh orang luar sebagai produsen selai srikaya dibanding kedai kopi. Dengan harga Rp. 80.000 per kg, selai srikaya yang lezat ini boleh dibilang adalah salah satu oleh-oleh wajib bagi setiap orang yang berkunjung ke Pematang Siantar.

Di siang bulan November yang gerah itu, saya memesan secangkir kopi susu dan setangkup roti bakar dengan selai srikaya. Rotinya tipis dan dibakar kering. Di Jakarta, roti semacam ini dapat ditemui pada sajian Ya Kun Kaya Toast. Gurih, renyah dan sedikit manis.

Cita rasa kopi Toko Sedap ternyata sangat berbeda dari Kok Tong. Mengejutkan!

Jika secangkir kopi Kok Tong terasa tebal dan tegas, maka secangkir kopi Toko Sedap terasa lebih tipis, lengkap dengan sedikit rasa pahit. Namun keduanya sama menimbulkan efek “kenceng” akibat kandungan kafeinnya yang tinggi.

Bagi saya, bagian paling mengasyikkan dari kegiatan minum kopi di kedai tradisional seperti ini adalah memperhatikan cara penyajiannya. Seperti kebanyakan kedai kopi Sumatera lainnya, Toko Sedap juga menerapkan metode seduh menggunakan penyaring kain yang bentuknya seperti kaos kaki besar.

Si pengelola kedai dengan cekatan menambahkan sesendok bubuk kopi ke saringan yang sudah separuh penuh. Ya, saringan itu masih berisi sisa bubuk kopi dari beberapa penyajian sebelumnya.

Air panas dari dandang besar kemudian dituangkan ke saringan itu dan air tetesannya ditampung dalam sebuah teko. Sembari menunggu seduhan kopi menetes habis, dia menuangkan air panas ke dalam cangkir kosong. Setelah beberapa saat, air itu dibuang dan cangkir dibiarkan kosong kembali.

Seduhan kopi dari dalam teko kemudian dituangkan ke cangkir tersebut. Namun, sebelum masuk ke cangkir, seduhan kopi tersebut sekali lagi harus melewati saringan.

Terakhir, dia menuangkan susu kental cair ke dalam cangkir yang sudah nyaris penuh berisi seduhan kopi yang mengepul dan menebar aroma nikmat tersebut. Ah, sungguh mantap!

7 thoughts on “Kedai Kopi: Toko Sedap Pematang Siantar”

    1. Wah, kalo selainya, saya rasa itu emang resep khusus & rahasia. Tapi kalo kopinya, coba aja beberapa kali seduhan, pasti bisa kok

  1. saya lg di siantar nih mas, tp baru lewat doang di roti ganda, toko sedap, dan kedai kok tong.mau nitip apa? rencana besok mampir 🙂 *baru ngeh ternyata kita satu kantor lohhh*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *