PJID at The Garden

Kualitas hidup di Jakarta rendah. Itu bukan lagi rahasia. Meski uang cukup mudah didapat, waktu luang dan ruang publik yang menyegarkan sangat sulit ditemukan. Sehari-hari kita sering sekali terjebak dalam rutinitas muram yang sangat tidak inspiratif.

 

PJID at The Garden (foto oleh Kuda)

 

Berawal dari nongkrong bareng komunitas Ukulele Jakarta di Taman Suropati, Menteng, Pearl Jam Indonesia (PJID) kemudian menggagas sebuah pesta kebun bertajuk “PJID at The Garden”. Agendanya, tidak lain adalah nongkrong, bermain musik dan olahraga pagi. Sebuah konsep acara yang belum pernah digelar oleh PJID.

Sambutannya, seperti biasa, meriah! Tak kurang dari 50-an jamily hadir di Minggu pagi yang ditingkahi gerimis itu. Dan serunya, sebagian besar membawa serta anak, suami atau istrinya!

Sudah sejak lama saya memahami bahwa PJID tidak lagi sekedar kumpulan fans musik, namun telah menjadi sebuah keluarga besar yang terdiri dari beragam orang dan minat. Namun demikian, melihat tawa ceria dari begitu banyak anggota keluarga yang hadir pagi itu, terutama bocah-bocah yang asyik berlarian di rumput, bermain bola, atau sesekali mencoba bermain Ukulele, sungguh membuat terharu…

Taman yang asri, udara pagi yang segar, teman baik yang menyenangkan serta musik akustik dan olahraga ringan rasanya bisa jadi jurus andalan kita semua untuk meningkatkan kualitas hidup di Jakarta. Sangat menyegarkan jiwa!

Acara semacam “PJID at The Garden” ini, jika kita lakukan rutin satu atau dua bulan sekali, rasanya bakal seru, ya?

One thought on “PJID at The Garden”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *