Reposisi Kopi

Ketika Bang Iwan muncul sebagai bintang iklan Top Coffee, sebagian orang Indonesia barangkali tertawa sembari bertanya-tanya. Aduh Bang, ngapain sih ngiklanin kopi? Emang duit konser udah seret, ya?

 

 

Namun lambat laun kita jadi biasa. Dan sebagian teman kantor saya ternyata beneran membeli Top Coffee. Mereka pindah dari merek kopi sachet sebelumnya. Luar biasa!

Tak berapa lama kemudian muncullah iklan Kapal Api yang menampilkan Agnes Monica sebagai bintang utamanya. Eh, ada apa nih? Perang kopi sachet? Sepertinya sih, ya!

Gitar, rokok, gang sempit dan sosok Bang Iwan memang lekat dengan citra kopi. Setidaknya, citra kopi sejak dulu kala di negeri ini, yang merupakan minuman murah meriah teman nongkrong dan bicara omong kosong.

Sementara Agnes yang menampilkan citra mulus, kaya, modern, muda, dinamis dan terutama bergigi putih bersih (yang tidak mungkin dimiliki peminum kopi sejati) nyaris tidak ada hubungannya dengan kopi. Lho! Apakah ini berarti Kapal Api melakukan kesalahan pencitraan?

Jika melihat reputasi mereka, rasanya tidak mungkin. Dua penjelasan yang masuk akal adalah:

 

  1. Top Coffee, dengan badai kampanyenya, rupanya cukup berhasil membuat Kapal Api khawatir. Seberapa besar pangsa pasar yang sukses mereka gerogoti, hanya musang yang tahu
  2. Kapal Api, daripada hanya bereaksi menangkis gempuran iklan Top Coffee, memilih untuk sekalian mereposisi kopi sachetnya. Dari produk konsumsi orang tua, terutama lelaki, kopi sachet diubah menjadi produk yang wajar diminum cewek cantik seperti Agnes Monica

Dan ternyata reposisi kopi tidak hanya terjadi dalam kemasan plastik milik perusahaan raksasa semacam Kapal Api, melainkan benar-benar turun sampai ke selokan. Ke urat nadi kota kita ini. Jakarta…

Fenomena kecil ini merayap di sudut-sudut jalan ibu kota. Dalam bentuk berdirinya berbagai kedai kopi lokal di tengah mal dan plaza yang gemerlapan. Dalam wujud naiknya derajat gaul dari anak ingusan yang menyeruput kopi, tak peduli kopi yang diseruputnya itu beneran kopi atau sampah berisi gula dan perisa belaka.

Dua tahun dari sekarang, barangkali semua kedai makanan di mal menjual kopi dan kita semua kesulitan mencari teh manis panas, karena semua orang mau keren. Dengan cara meminum kopi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *