Bleeding Memories

Tiga belas hari dan lima operasi setelah perkosaan massal (gang rape) yang dialaminya di dalam bus di Munirka, India, 16 Desember 2012 malam lalu, perempuan malang bernama Nirbhaya itu akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di sebuah rumah sakit di Singapura.

 

 

Tentu saja Nirbhaya bukanlah nama aslinya. Sesuai hukum yang berlaku di India, nama korban perkosaan dirahasiakan demi melindungi kehormatan sang korban dan seluruh keluarganya.

Nirbhaya, yang bermakna Tidak Kenal Takut, adalah julukan yang diberikan dunia untuk menghormati keberaniannya.

Ya, perempuan malang itu memang pemberani. Dia sempat menggigit beberapa orang pemerkosanya sebelum akhirnya dia, bersama pacarnya yang juga dianiaya, dilempar dari bus yang masih melaju.

Tidak ada roman, puisi, lukisan atau bentuk simpati apapun di dunia ini yang bisa menggambarkan kengerian dan penderitaan yang menghantam Nirbhaya. Tidak juga sepotong nyanyian menyedihkan berjudul “Bleeding Memories” ini.

Jeritan tak tentu nada dan raungan gitar dalam lagu ini bukan upaya untuk merangkum kengerian itu.

Paling hebat, “Bleeding Memories” hanya akan berhenti sebagai sebuah pengingat. Sebuah monumen kelam yang menjadi peringatan bagi kita semua betapa dunia tempat kita bernaung sesungguhnya dipenuhi oleh orang-orang keji yang tak kenal belas kasihan…

 

“Yeaaahhh!!!

Yeaaahhh!!!

Fading sound

Blurry face

Push you down

To the ground

Let me go!

I don’t want to feel it

Let me go!

I don’t want to hear it

Let me go!

I don’t want you inside

Let me kill!

These bleeding memories

Yeaaahhh!!!

Yeaaahhh!!!

Push you down

To the ground… Ough!

Twisted hand

Twisted mind

Broken ribs

Broken dream

Let me go!

I don’t want to feel it

Let me go!

I don’t want to hear it

Let me go!

I don’t want you inside

Let me kill!

These bleeding memories

Yeaaahhh!!!

Yeaaahhh!!!

Yeaaahhh!!!

Yeaaahhh!!!”

Dengarkan lagu ini di Soundcloud: Bleeding Memories

6 thoughts on “Bleeding Memories”

  1. Ini lagu tercipta pasca nonton konser Gugun & Blues Shelter di @america … harusnya jadi lagu blues ya kok jadi begini? eeaaa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *