Out: Ketika Manusia Hanya Bisa Menjerit

Der Schrei der Natur. The Scream of Nature. Jeritan Alam Semesta. Itulah judul komposisi yang terdiri dari 4 lukisan (2 di antaranya dalam medium pastel) karya Edvard Munch selama periode 1893-1910. Salah satu lukisan dalam komposisi ini terjual seharga US $ 120 juta pada lelang bulan Mei 2012 yang lalu.

 

The Scream of Nature by Edvard Munch

 

Edvard Munch menerangkan bahwa lukisan ini adalah jerit alam yang kesakitan. Adalah pantulan dari jeritan jiwanya sendiri yang tak lagi mampu menahan derita. Dalam kesendirian dan kekalutan batin, saat berjalan melintasi sebuah jembatan, dia seolah mendengar alam menjerit kepadanya.

Sesungguhnya kita, manusia, memang kerap terperangkap dalam sepi. Dalam lumpur masalah yang menghisap. Yang membuat kita seolah tanpa daya. Hanya bisa menjerit putus asa.

Dalam saat-saat gelap seperti itu, sahabat tak lagi berguna. Bahkan kekasih pun tiada arti lagi.

Dalam himpitan kenyataan, kita seperti ditinggal sendiri. Berhadapan dengan alam semesta yang demikian luas, kita menjadi titik kecil yang sebentar lagi sirna. Kita hanya bisa menjerit dan ingin segera keluar. Namun itu tidak mungkin. Karena keluar dari himpitan tak tertanggungkan seperti itu hanya berarti satu…

Mati.

 

“Sleeping in a hole

Breathing in the mud, now

Going out at nite

Sleeping at the day time

Living like shit

Living like shit, huh?

Do you even care

How does it make me feel?

 

I want to go out…

I need to go out…

I want to go out…

I need to go out, now!

 

Giving you nothing

Life is a disaster

Go pray everyday

God is dead, so what now?

Living like shit

Living like shit, huh?

Do you even care

How does it make me feel?

 

I want to go out…

I need to go out…

I want to go out…

I need to go ooout!!! Yeahhh!!!

 

Is this real?

Is this really happening?

Everyday I bleed

Everyday I die

 

I want to go out…

I need to go out…

I want to go out…

 

I want to go out…

I need to go out…

I want to go out…

I need to go ooout!!!”

Dengarkan lagu ini di Soundcloud: “Out”

2 thoughts on “Out: Ketika Manusia Hanya Bisa Menjerit”

    1. Hahahaha… Ini batu pertama dari bangunan bobrok bernama Rakjat Ketjil. Setelah final mixing kedengerannya lumayan ya? Gak malu2in amat gitu :d

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *