Kabar Baik untuk Musik: Penjualan Vinyl Melejit!

Pendapat umum yang menyatakan bahwa bisnis musik akan semakin tersungkur di era digital sepertinya harus segera dikoreksi. Amazon, warung digital terbesar di dunia, mengeluarkan data terbaru yang sangat mengejutkan: Dibanding tahun 2008, penjualan vinyl (piringan hitam berisi lagu) pada tahun 2012 meningkat sebesar 745%!

 

 

Penjualan Vinyl di Amazon
Penjualan Vinyl di Amazon

 

Apa penyebabnya?

Alice Truong dari Fast Company menduga bahwa lonjakan penjualan ini dipicu oleh para hipster dan orang tua. Dalam kata lain, kelompok niche yang selama ini terkesan diabaikan oleh industri musik umumnya, karena jumlahnya memang tidak begitu banyak.

Namun, Amazon sendiri menyatakan bahwa lonjakan spektakuler ini didorong oleh hadirnya fitur baru bernama AutoRip yang mereka luncurkan pada Januari 2013 lalu. Fitur ini menawarkan nilai tambah luar biasa bagi pembeli vinyl: semua MP3 dari vinyl yang dibeli otomatis tersimpan di cloud dan dapat diakses kapan pun mereka mau!

AutoRip ternyata tidak hanya memberikan MP3 di cloud gratis untuk pembelian musik dari Amazon pada tahun 2013, melainkan untuk pembelian sejak tahun 1998! Layanan luar biasa ini berlaku surut. Benar-benar gila!

Secara luar biasa, Amazon meningkatkan nilai sebuah karya musik ke level yang demikian tinggi. Punya vinyl yang artinya punya kemasan sampul, artwork, dan kualitas suara mumpuni, sekaligus punya cadangan materinya dalam wujud MP3 yang dapat digunakan di peralatan digital sehari-hari secara mobile. Bagi fans musik, ini sama saja mendapat durian runtuh.

Yang menarik adalah fakta bahwa dari semua penjualan vinyl di tahun 2012, 55% berasal dari genre rock. Porsinya meningkat 11% dibanding tahun 2004, ketika genre rock menyumbang 44% penjualan.

Penjualan tahun 2013 sepertinya masih akan didominasi oleh genre rock. Dari 20 vinyl paling laris, di dalamnya termuat legenda-legenda rock semacam Black Sabbath, David Bowie, Queen of The Stone Age, Led Zeppelin, Iron Maiden, dan Pink Floyd.

Apakah dengan demikian maka pembajakan musik digital menurun? Saya rasa tidak. Sampai kapan pun, akan selalu ada (dan bahkan sangat banyak) orang yang tidak mampu atau mau menghargai karya orang lain.

Pembajakan bukan perkara digital, melainkan moral. Media digital hanya mempermudah. Membuat kita semakin mudah menerabas batas moral dan etika terkait konsumsi karya cipta manusia.

Namun yang jelas, digital maupun analog, satu-satunya aturan main dalam dunia pemasaran adalah: value. Cukup besarkah value musik sehingga orang rela membayar? Jika ya, berarti musik akan terus hidup. Jika tidak, musisi dan penggiat industri musik silahkan cari pekerjaan lain.

Tantangannya, meskipun memang semakin berat sehingga nyaris tidak tertanggungkan, berpulang kepada kualitas dari musisinya sendiri.

One thought on “Kabar Baik untuk Musik: Penjualan Vinyl Melejit!”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *