Lightning Bolt Listening Party

Kapan terakhir kali kamu membeli album musik? Seperti saya, barangkali, baru-baru saja. Kapan terakhir kali kamu beramai-ramai mendengarkan album baru bersama teman-temanmu sesama fans? Lagi-lagi seperti saya, barangkali, sudah lamaaa… sekali!

 

Lightning Bolt Listening Party (poster oleh Davro)
Lightning Bolt Listening Party (poster oleh Davro)

 

Beramai-ramai mendengarkan album baru, dalam istilah asingnya, disebut listening party. Pengalaman ini sungguh menyenangkan. Berbagi gairah dan suka cita di antara sesama fans musik. Berbagi opini dan penerimaan juga.

Jika pernah mengalaminya, maka kamu pasti tidak keberatan untuk mengulanginya sekali lagi. Sebaliknya, jika belum pernah, maka kamu sebaiknya segera mencobanya.

Listening party adalah pengalaman komunal. Rasanya seperti makan bersama, ngopi bareng, atau naik gunung rame-rame. Seru!

Atas nama gairah komunal itulah kemudian Pearl Jam Indonesia (PJID) berencana menggelar listening party. Objeknya kali ini adalah album teranyar Pearl Jam berjudul “Lightning Bolt” yang akan segera dirilis di seluruh dunia.

“Lightning Bolt Listening Party”, demikian tajuk perhelatan kali ini, akan digelar di AtAmerica, Pacific Place Mal, pada hari Minggu, 20 Oktober 2013, pukul 13:00-15:00 WIB. Tidak perlu bayar tiket. Tidak perlu pesan tempat duduk. Dan, terus-terang saja, kamu juga tidak perlu jadi fans Pearl Jam terlebih dulu!

Dalam acara ini tentu saja bakal ada pertunjukan musik. Kabar burung menyebutkan bahwa dua nomor dari album teranyar Pearl Jam itu akan dibawakan secara live! Lagunya yang mana saja? Lihat saja sendiri nanti.

Bakal ada juga diskusi dengan berbagai nara sumber. Roy Boomerang akan kita mintai pendapatnya seputar makna merilis album bagi eksistensi sebuah rock band di era digital. Ezra Zi Factor akan kita interogasi, bagaimana ceritanya dulu dia bisa nongkrong bareng Eddie Vedder cs di Hawaii dan benarkah saat konser di sana Eddie mematahkan leher seorang fan ketika stage diving?

Tarlen, jauh-jauh dari Bandung, akan menjelaskan perkembangan Pearl Jam dari sisi lirik dan aspek visual. Yuka, seorang produser musik, akan diminta menyimpulkan arah perubahan musik yang ditempuh Pearl Jam di album terbarunya ini. Dan Krishna dari Black Rock Entertainment, seperti dugaan banyak orang, akan ditodong soal seluk-beluk penyelenggaraan konser kelas dunia di Indonesia.

Melengkapi itu semua, sebuah sesi teleconference dengan fans yang berdomisili di Amerika Serikat dan pameran koleksi barang-barang terkait Pearl Jam yang langka akan kita selenggarakan.

OK. Cukuplah kiranya semua omong-kosong ini. Silahkan datang dan nikmati sendiri “Lightning Bolt Listening Party”!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *