Review Film: Catching Fire (2013)

Belum genap seminggu dirilis, “The Hunger Games: Catching Fire (2013)” sudah meraup pendapatan sebesar USD 308 juta di seluruh dunia! Mengingat masa tayangnya masih panjang dan boleh dibilang tidak ada pesaing serius di layar bioskop saat ini, sepertinya film ini akan meraup lebih banyak uang lagi.

 

Katniss Everdeen

 

Filmnya sendiri, menurut saya, biasa saja. Benar-benar tidak ada yang bisa dibanggakan. Datar. Tidak inspiratif. Sangat mudah dilupakan.

Karakter dan dialog dalam “The Hunger Games: Catching Fire (2013)” begitu kering, sampai-sampai saya kesulitan menahan kantuk selama pemutarannya. Ini film maunya apa, sih?

Sosok Katniss Everdeen, yang dimainkan Jennifer Lawrence, sangat tidak meyakinkan. Dibilang perempuan tangguh yang jago memanah, tidak juga. Gaya memanah dan caranya berlari jauh dari kesan atletis dan ahli. Benar-benar jauh! Dibilang remaja yang tertekan menanggung beban kerasnya hidup di zaman itu, juga tidak. Lalu apa?

Bagi fans-nya, film ini tentu sangat menarik untuk ditonton. Sepanjang film, tidak kurang dari 5 kali dia berciuman dengan 3 lelaki berbeda. Menarik sekali, bukan?

Dana produksi USD 130 juta juga rasanya terbuang sia-sia. Tidak ada efek visual yang orisinil di film ini. Apalagi yang memukau. Nihil!

Pengecualian bagi penggemar tata busana dan kostum karnaval. Film ini menyuguhkan kostum-kostum aneh yang, dalam beberapa kesempatan, cukup mengesankan.

Saat menonton film ini, bioksop dipenuhi remaja. Cowok dan cewek. Menimbang kenyataan itu, barangkali opini saya tentang film ini bias usia. Film remaja dinilai dari kaca mata orang paruh baya, ya pasti gak nyambung!

Bisa ya, bisa tidak. Karena dibanding film remaja lainnya, katakanlah Harry Potter, “The Hunger Games: Catching Fire (2013)” benar-benar kalah telak. No hope!

Bagi saya, ini adalah jenis film yang di akhir pemutarannya membuat saya ingin berteriak: “I want my money back!”

2 thoughts on “Review Film: Catching Fire (2013)”

  1. “Dibilang remaja yang tertekan menanggung beban kerasnya hidup di zaman itu, juga tidak. Lalu apa?”

    J-Law nya kurang kurus, hahaha… tapi Katniss emang labil sih, soal itu sama aja kayak Bella Swan 😛

    1. Persis! Gua ngelihat film ini rada2 berbau Twilight. Banyak ciuman dan kegalauan khas remaja mencari cinta, wahihi… Mudah2an film ketiganya lebih action dan garang, soalnya ide ceritanya sebenernya dah keren

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *