Review Film: Dallas Buyers Club (2014)

Dallas Buyers Club (2014)
Dallas Buyers Club (2014)

Sebenarnya tidak ada yang betul-betul istimewa dari film “Dallas Buyers Club (2014)”. Kisah yang diangkat kental sekali berbau semangat hidup orang Amerika Serikat, yang jika sudah menetapkan pilihan maka akan mati-matian berusaha hingga tetes darah penghabisan.

Yang membuat film ini lebih dibanding film-film lainnya adalah penampilan Ron Woodroof yang diperankan dengan sangat apik oleh Matthew McConaughey. Permainannya sebagai seorang redneck penderita AIDS yang berjuang mempertahankan hidupnya sungguh terasa sangat nyata!

Begitu nyata penampilannya sampai-sampai saya bergidik melihatnya! Bayangkan saja, Matthew McConaughey yang biasa tampil dengan badan kekar, senyum cemerlang, dan pembawaan riang khas bintang komedi romantis mendadak muncul dalam sosok yang kurus ceking, berkumis, muka tirus, dan senang melontarkan kata-kata kasar.

Jared Leto, yang dalam film ini berperan sebagai transgender bernama Rayon, tampil tak kalah meyakinkan. Kurus, genit, dan sangat menyebalkan, terutama bagi orang-orang seperti Roon Woodroof yang homophobic.

Lucunya, atau lebih tepat sialnya, Ron Woodroof justru terpaksa bekerja sama dengan Rayon dalam upaya mempertahankan hidup mereka masing-masing dengan berjualan obat AIDS selundupan yang tidak diijinkan oleh FDA (lembaga pengatur makanan dan obat-obatan di Amerika Serikat). Hubungan mereka pun kemudian berkembang menjadi semacam love-hate-love yang dinamis dan di beberapa kesempatan mampu memicu tawa.

Dengan ongkos produksi USD 5 juta dan pendapatan sejauh ini sebesar USD 23,5 juta, secara finansial jelas “Dallas Buyers Club (2014)” boleh dibilang sukses. Namun, jauh lebih penting lagi, dari sisi mutu fim secara keseluruhan, film ini sangat layak dinikmati. Dua jempol!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *