Star Wars Episode VII: The Force Awakens

kylo-ren-header

Tiga hari diputar dan “Star Wars Episode VII: The Force Awakens” sudah mengeruk pendapatan sebesar setengah milyar dolar AS dari seluruh dunia. Seperti diprediksi banyak orang, film ini tampaknya akan jadi yang terbesar tahun ini, kalau bukan sepanjang sejarah.

Kita memang sudah tidak lagi ternganga melihat suguhan perang bintang. Kapal yang menjelajah galaksi dengan kecepatan cahaya bukan barang baru dalam film layar lebar. Kesaktian film ini, kalau boleh disebut demikian, adalah kemegahan cerita, kehadiran banyak tokoh baru yang unik dan penuh misteri, serta kesegaran dinamika dialog dan hubungan emosional antar tokohnya. Efek visual, tentu saja, sangat mumpuni.

Selama dua jam lebih kita diseret ke dalam aksi demi aksi. Semua jenis pertarungan sepertinya ada di film ini. Tawuran di langit menggunakan pesawat tempur, banyak. Duel menggunakan light saber, sama banyaknya. Pertempuran darat bermodalkan pistol dan senapan laser, tak kalah jamak. Sebut saja jenis pertarungan yang kamu kenal, hampir pasti ada.

Suasana mencekam yang hampir semuanya berhubungan dengan kehadiran Kylo Ren pun seperti enggan meninggalkan kita. Betapa tokoh jahat yang baru muncul itu merasuk ke alam pikiran kita, (sepertinya) sengaja dihadirkan untuk menggantikan sosok Darth Vader yang sudah bercokol 38 tahun lamanya.

Dari semua itu, bagi saya, yang paling menghantui adalah pertanyaan-pertanyaan ini, yang lahir dan terus hidup bahkan lama setelah film “Star Wars Episode VII: The Force Awakens” berakhir: siapakah Rey? Siapakah Finn? Poe Dameron, tokoh baik atau jahat? Kenapa Kylo Ren menjadi demikian terobsesi pada The Dark Side? Siapakah Snoke dan bagaimana dia jadi demikian berkuasa? Latihan pamungkas seperti apa yang akan dia suguhkan pada Kylo Ren? Dan Luke, ah, apa yang akan dilakukannya nanti?

Sayangnya atau untungnya, tergantung cara kamu memandang dimensi waktu, jawaban dari pertanyaan-pertanyan itu kemungkinan besar akan hadir 17 bulan mendatang, saat “Star Wars Episode VIII” tayang. Selamat menunggu!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *