Dugderan

Menyambut datangnya bulan Ramadhan, orang Semarang bersuka cita menggelar “dugderan”. Dengan kostum unik mereka berpawai di atas kendaraan yang dihias cantik, keliling kota. Fokus dari semua hiasan itu, sepertinya, adalah sosok makhluk legenda bernama buraq atau yang mereka sebut sebagai hiasan/permainan warak ngendhog.

 

Beragam Warak Ngendhog (foto oleh Bayu Embul)

 

Sungguh menghibur pawai itu. Terutama sosok buraq yang mereka tampilkan. Tiap kelompok punya interpretasinya sendiri-sendiri.

Ada buraq yang berdiri gagah di atas mobil, berleher panjang seperti jerapah, tinggi menjulang laksana naga, hingga yang kecil ringkih seperti seekor kambing!

Namun semua itu tidaklah terlalu penting. Melihat mereka begitu serius melambaikan tangan dari kendaraan layaknya orang penting, memamerkan kostum, senyum, dan buraq-nya, saya senang sekali.

Apalagi itu semua mendapat balasan hangat dari masyarakat yang menyemut di pinggir jalan. Seru!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *