Seduh Kopimu: Pour-over

Menyeduh kopi adalah sebuah seni. Di dalamnya terkandung pertimbangan yang masak tentang jumlah bubuk kopi, jenisnya, tingkat kegosongan, ukuran butirannya, suhu air, lama waktu penyeduhan, dan tentu saja alat penyeduh yang digunakan.

 

 

Dan, seperti seni lainnya, semua urusan teknis yang rumit-rumit itu sebaiknya dilupakan. Seduh saja kopinya, hahaha!

Berikut ini adalah cara menyeduh kopi yang sedang sangat saya gandrungi. Pour-over. Kenapa saya suka sekali, setidaknya untuk saat ini, menyeduh kopi menggunakan metode pour-over?

Sederhana! Karena secangkir kopi yang dihasilkan oleh metode ini terasa lebih lembut dibanding metode lainnya seperti tubruk, French press, atau Vietnam drip.

Sebuah gelas pour-over, cangkir, kertas penyaring, kopi, dan air panas. Itu saja yang dibutuhkan. Dengan suhu air yang tepat, kopi Arabika sederhana seperti Bali Gold akan terasa istimewa!

Ini langkah-langkah menyeduh dengan metode pour-over:

  1. Panaskan air sampai mendidih, diamkan sebentar
  2. Letakkan kertas penyaring di dalam gelas pour-over
  3. Basahi kertas tersebut dengan air panas. Tujuannya untuk menghilangkan bau kertasnya. Saya sih, jujur saja, sering mengabaikan langkah ini, hehehe…
  4. Letakkan gelas pour-over yang sudah diisi kertas penyaring basah tadi di atas cangkir kopi
  5. Masukkan bubuk kopi ke dalam gelas pour-over (di atas kertas saring). Sebaiknya bubuk kopi yang digiling lembut, jumlahnya kira-kira 1-1,5 sendok teh saja
  6. Tuang air panas ke atas kopi tersebut perlahan-lahan. Saya lebih sering menggunakan sendok bebek untuk menuang airnya.  Jumlah air dapat lebih dikendalikan dan kopi akan menetes perlahan ke cangkir
  7. Ulangi terus langkah ke-6 sampai cangkir penuh. Ukuran cangkir tentu saja menentukan jumlah bubuk kopi yang kita butuhkan

Silahkan mencoba! Semoga dewa kopi menyertai!

2 thoughts on “Seduh Kopimu: Pour-over”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *