Category Archives: Sosok

EITS! Productions: Event Organizer Ada Duitnya, Lho!

Mengundurkan diri dari KOMPAS dan kemudian terjun ke dunia entrepreneur. Mega Irawan, atau lebih dikenal sebagai Agan Ega oleh rekan-rekannya di komunitas Pearl Jam Indonesia, kini aktif menyelenggarakan berbagai event dibawah bendera EITS! Productions, perusahaan event organizer yang didirikannya bersama Choirul Hamsyah a.k.a Irul.

 

 

Salah satu event terbesar yang kini ditanganinya adalah Pocari Sweat Futsal Championship. Ini adalah turnamen futsal nasional untuk kelas SLTA yang digagas oleh Pocari Sweat. EITS! Productions sudah dua tahun berturut-turut menangani event skala nasional ini.

Apa yang dia cari? Darimana asal keberaniannya berwirausaha? Apakah masa depannya cerah? Baca wawancara singkat dengan dirinya berikut ini:

1. Kenapa nekat terjun ke dunia event organizer (EO)?

Ini bisnis yang peluangnya masih besar sampai saat ini. Banyak banget perusahaan/brand yang membutuhkan jasa EO karena mereka nggak mau ribet.

Selain dari itu, dan mungkin yang paling utama, adalah passion. Bisnis EO ini dikerjakan dengan hati, bro! Kalo boleh pinjam istilah: “Do what you love and love what you do!”

 

 

2. Ceritakan sedikit dong, tentang Pocari Sweat Futsal Championship!

Pocari Sweat adalah produk minuman isotonik nomor 1 di Indonesia. Dengan target utama pelajar SLTA dan brainstorming bahwa futsal SLTA adalah Pocari Sweat, maka sejak tahun 2010 diadakanlah turnamen futsal antar SLTA di beberapa kota di Indonesia.

Untuk tahun 2010 diadakan di 7 kota, sifatnya masih regional saja. Tidak ada EO Nasional yang mengelolanya dan tidak ada perebutan grand champion tingkat nasional.

Tahun 2011 diadakan di 10 kota, dengan menggunakan EO Nasional (EITS! Productions). Semua juara dari 10 kota tersebut bertanding di partai grand champion (di Jakarta), memperebutkan Piala Bergilir Menpora.

Tahun 2012, kejuaraan ini diadakan di 15 kota, lengkap dengan partai grand champion, dimana EITS! Productions terpilih kembali mengelola event nasional ini.

Untuk tahun 2011, futsal sedikit banyak telah membantu dalam pencapaian target penjualan Pocari di Indonesia. Dari target Rp. 1,7 trilyun, penjualan 2011 ternyata bisa mencapai Rp. 2 trilyun lebih!

3. Bagaimana perkembangan futsal amatir di Indonesia?

Perkembangan futsal amatir sebenarnya sangat bagus. Hampir di setiap daerah lahir dan berkembang klub-klub amatir. Event-event tingkat amatir di daerah sudah berjalan dalam beberapa tahun ini, khususnya pada 15 kota tempat diadakannya event Pocari Sweat Futsal Championship.

Untuk tingkat nasional, liga futsal amatir baru diselenggarakan tahun ini. Cuplikan beritanya bisa dibaca disini.

4. Apa sih aspek bisnis futsal yang menggiurkan?

Setelah sekitar 2 tahun berkecimpung di futsal, ada 2 aspek yang bisa dijadikan sumber utama pendapatan di bisnis futsal: 1) Jasa EO, masih menjadi yang terbanyak berkontribusi (organizer fee), dan 2) Penjualan apparel futsal, termasuk jasa dan biaya pembuatan lapangan futsal.

5. Ada gak peran pemerintah dalam membantu perkembangan futsal Indonesia?

Untuk Pocari Sweat Futsal Championship dengan piala bergilir Menpora- nya mungkin bisa dijadikan sedikit acuan sampai sejauh mana peran pemerintah dalam perkembangan futsal.

PSSI dengan Badan Futsal Nasional-nya saya nilai masih kurang dalam membantu perkembangan futsal di Indonesia. Karena event liga amatir nasional saja baru dilaksanakan tahun ini dan pada kenyatannya tidak semua daerah ikut serta dalam event ini.

Pada beberapa daerah, hubungan BFD dan BFN tidak berlangsung baik karena terdapat perbedaan visi dan misi diantara keduanya. Mungkin hal ini bisa disebabkan juga dari organisasi pusat sepakbola kita yang kurang jelas dan bapuk 🙂

6. Masih tetap berniat menggelar futsal expo tingkat nasional?

Indonesian Soccer and Futsal Expo masih menjadi target utama! Bisa dibilang itu adalah mimpi terbesar EITS! Productions dalam bidang futsal dan sepakbola.

Tantangan atau challenge pertama adalah bikin konsep (mantap, mateng, dan detil). Sampai saat ini kita masih meraba-raba dan mencari-cari konsep utama dalam expo ini.

Dari konsep yang detail tersebut, kita akan datangi calon-calon sponsor. Dan, Pocari Sweat akan jadi brand pertama yang akan disambangi 🙂

 

 

Mantap gan! Sukses terus EITS! Productions menggelar event-event futsal nasional! Siapa tahu bisa terus tumbuh dan merambah industri musik. Bawa Pearl Jam ke Jakarta, hahaha!

Bercerita Menggunakan Peta di Buka Peta

Pernahkah kamu berpikir untuk keluar dari pekerjaan yang sudah mapan dan menjadi wirausahawan? Mungkin pernah dan benar-benar sudah kamu lakukan. Selamat! Apapun yang terjadi, setidaknya kamu sudah berani mengikuti kata hati untuk berkarya sesuai dengan mimpimu.

 

 

 

Nah, dua orang ini, Danu dan Satrio, mengundurkan diri dari National Geographic Indonesia dan Kementerian Pekerjaan Umum untuk mewujudkan mimpinya.

Apa mimpi mereka? BUKA PETA!

Apa itu? Kamu kunjungi saja link tersebut dan lengkapi infonya dengan baca wawancara berikut ini:

1. Kenapa peta? Bukan toko online, website iklan, atau yang lainnya?

Satrio: Karena saya lulusan Geografi. Itu adalah passion saya sejak dulu

Danu: Bisanya memang bikin peta. Dan teknologi saat ini sangat mendukung untuk itu

2. Apa bedanya dengan Google Maps?

Satrio: Google Maps jelas menjadi acuan. Begitu juga dengan layanan peta online seperti GIS Cloud atau GeoCommons. Tapi ketiganya masih miskin peta tematik dan cerita. Fitur bercerita menggunakan peta itulah yang ditawarkan oleh Buka Peta

Danu: Google Maps adalah layanan peta dasar. Buka Peta menawarkan kesempatan bagi semua orang untuk membuat peta tematik mereka sendiri, sesuai keinginan dan kebutuhannya

3. Visinya hobi atau bisnis? Kalau bisnis, apa memang prospeknya bagus?

Satrio: Keduanya juga boleh! Kalau ada orang butuh jasa pembuatan peta online, kami siap menyediakannya. Hitung-hitung mengurangi aliran dana keluar negeri. Kalau orang Indonesia bisa, kenapa mesti pakai jasa orang asing?

Danu: Secara bisnis, Buka Peta adalah portofolio kami. Siapa butuh dan merasa yakin dengan kemampuan kami, silahkan membuka pintu kerja sama. Dari sisi publik, ini juga akan jadi layanan terbuka untuk masyarakat umum. Dan prospeknya, sangat bagus! Saat ini yang sudah menggunakan layanan semacam ini adalah industri perkebunan, ritel, dan perbankan

4. Teknologi dibalik ini semua, apakah sulit dikuasai dan mahal?

Satrio: Jika mulai dari nol, tentu sangat sulit! Apalagi latar belakang keilmuan saya bukan teknologi informasi. Untungnya ada open source. Kami memanfaatkan Jquery, Open Layers, PHP dan berbagai teknologi open source lainnya. Kami racik sedemikian rupa sehingga mampu memenuhi kebutuhan tertentu

Danu: Semua menggunakan open source, termasuk Map Server

5. Apa manfaatnya Buka Peta bagi orang Indonesia?

Satrio: Orang Indonesia harus memiliki akses pada data spatial-nya sendiri. Selama ini kan hanya sebagai objek survey, sementara kepemilikan data selalu di pihak asing? Semakin banyak peta tematik di Buka Peta nantinya juga akan membuka mata kita. Menjadikan kita lebih kenal negeri sendiri

Danu: Orang Indonesia harus segera sadar kondisi negerinya sendiri. Bercerita menggunakan peta tematik akan membuat kita paham konteks lokasi dari suatu kejadian, hingga tidak akan muncul lagi pertanyaan “Raja Ampat itu dimana sih?” atau “Rusuh di Mesuji, itu di propinsi mana, ya?”

OK guys, upaya kalian asyik banget! Semoga terus punya semangat dan energi. Sukses selalu!