Tag Archives: menyeduh kopi

Seduh Kopimu: Vietnamese Drip

Dari semua metode seduh tanpa mesin, barangkali inilah yang paling asyik. Vietnamese drip! Apa yang membuatnya terasa asyik? Tak lain adalah karena kita bisa melihat bagaimana tetes demi tetes kopi yang mempesona itu jatuh ke dalam gelas.

 

 

Versi Vietnamese coffee yang paling saya gemari adalah es kopi. Namun banyak juga orang yang lebih senang menikmatinya dalam suguhan panas, terutama di malam hari.

Menikmati Vietnamese coffee dengan es sore hari, ketika matahari terasa hangat dan masih terang, sementara angin petang mulai berhembus menyejukkan, rasanya sungguh seperti di surga!

Cara menyeduh kopi menggunakan Vietnamese drip tidaklah sulit. Ikuti saja langkah-langkah berikut ini:
1. Sediakan gelas kecil transparan. Ini sangat penting! Ke gelas transparan inilah nantinya kopi hasil seduhan akan menetes sehingga kita bisa menikmati keindahan proses tersebut
2. Isi gelas tersebut dengan 1-3 sendok makan susu kental manis, tergantung selera
3. Panaskan air hingga mendidih, lalu tunggu sebentar
4. Buka penutup Vietnamese drip dan filter-nya. Masukkan bubuk kopi ke dalam tabung filter-nya. Untuk mendapatkan cita rasa Vietnamese coffee yang asli atau setara dengan itu, gunakan bubuk kopi Trung Nguyen atau Aroma Bandung
5. Kencangkan filter agar tetesan kopi tidak terlalu cepat. Tetesan yang terlalu cepat berarti proses penyeduhan kurang sempurna. Pastikan filter tidak terlalu kencang agar air panas dapat masuk ke ruang penampung bubuk kopi
6. Letakkan Vietnamse drip yang sudah siap diseduh ini di atas gelas transparan yang sudah disiapkan
7. Tuangkan air panas sampai batas tertinggi tabung filter
8. Tutup kembali  Vietnamese drip itu dan nikmati proses menetesnya kopi hasil seduhan ke gelas transparan yang sudah berisi susu kental manis tersebut. Proses ini idealnya tidak lebih lama dari 5 menit
9. Setelah semua kopi selesai menetes, angkat Vietnamese drip dari atas gelas
10. Aduk hingga susu dan kopi bercampur dengan rata
11. Siapkan satu lagi gelas transparan berisi es batu
12. Tuangkan Vietnamses coffee tadi ke dalam gelas berisi es batu ini. Jadilah dia!

Nah, meski langkah-langkahnya lumayan panjang dan butuh perlengkapan agak banyak, menyeduh kopi menggunakan Vietnamese drip sepertinya sangat mengasyikkan bukan? Dan saya jamin, cita rasanya juga juara!

Seduh Kopimu: Moka Pot

Bagi para peminum kopi pagi hari yang mengutamakan kadar kafein dibanding kenikmatan rasa, seporsi hasil seduhan kopi dengan metode moka pot akan terasa sempurna. Setidaknya, berfungsi sempurna, terlepas dari bagaimana rasanya di lidah.

 

 

Setelah mencoba menyeduh kopi dengan moka pot pinjaman, saya jadi yakin bahwa alat ini bukan yang saya butuhkan. Kopi yang saya cari, yaitu kopi yang lembut, halus, dan dengan cita rasa yang elegan, tidak bisa dihasilkan oleh perangkat penyeduh kopi khas asal Italia ini.

Kopi yang dihasilkan moka pot boleh dibilang sama persis seperti espresso. Rasanya keras, baunya tajam, dan kadar kafeinnya tinggi.

Wajar. Kabarnya alat ini adalah pendahulu dari segala mesin espresso yang ada saat ini. Pondasi metode seduhnya: memanfaatkan air bersuhu dan bertekanan tinggi.

Persis seperti mesin espresso bukan? Bedanya hanya di sumber dayanya saja. Mesin espresso menggunakan listrik, moka pot menggunakan api.

Moka pot sendiri terdiri dari tiga kepingan utama: tungku air panas di bagian bawah, wadah bubuk kopi di bagian tengah, dan wadah tempat hasil seduhan dikumpulkan di bagian paling atas. Cara menggunakannya, sederhana:

  1. Panaskan air hingga mendidih
  2. Lepas tungku air di bagian terbawah dari moka pot, lalu masukkan air panas hingga batas yang ditentukan. Jumlah air yang sudah ditentukan itu cukup untuk menghasilkan tiga porsi (seperti espresso, hasil seduhan moka pot memang disajikan dalam porsi sangat kecil)
  3. Pasang wadah bubuk kopi yang sudah diisi dengan kopi keatasnya, kencangkan. Ingat, karena tungku air sudah terisi air panas, maka gunakanlah kain lap atau sarung tangan ketika memegangnya untuk kemudian memasang wadah kopi
  4. Pasang wadah tempat hasil seduhan ke bagian paling atas, kencangkan
  5. Letakkan moka pot yang sudah terpasang lengkap itu di atas kompor menyala. Apinya kecil saja karena air yang digunakan sudah panas. Awasi terus, karena ketika mendidih, seduhan kopi bisa mencapai tutup wadah teratas dan tumpah ke kompor
  6. Satu atau dua menit sudah cukup untuk menghasilkan seduhan kopi yang diinginkan
  7. Tuang hasil seduhan tersebut ke dalam 3 gelas mungil

Selamat menikmati! Hati-hati tangan terbakar atau kompornya meledak ya!

Saran saya, minumlah kopi yang diseduh dengan metode moka pot hanya di pagi hari saja, supaya semangat kerja. Jika kamu nekat minum kopi jenis ini pada malam hari, hanya insomnia yang kamu dapat, hahaha!

Seduh Kopimu: French Press

Orang Indonesia yang kolot biasanya hanya mau minum kopi tubruk. Itupun yang pekat, pahit, dan kental. Itulah sebabnya kopi-kopi Arabika campuran yang disajikan di kedai-kedai kopi modern diledek. Disebut sebagai kopi banci.

 

 

Ada benarnya juga, jika kopi yang disajikan itu lebih banyak gula dan rasa lain dibandingkan kopinya sendiri, hehehe…

Sebenarnya itu adalah masalah kebiasaan. Orang Indonesia sudah terbiasa, selama ratusan tahun, meminum kopi dari jenis Robusta yang memang kuat sekali karakter rasa pahitnya. Kandungan kafein kopi Robusta juga lebih tinggi dibanding Arabika.

Maka ketika mencicipi kopi Arabika, kesan yang tertinggal adalah: kurang pahit dan gak nendang!

Nah! Bagi yang gemar menenggak kopi tubruk, metode penyeduhan yang menggunakan French press adalah yang paling cocok!

Secangkir kopi yang dihasilkan melalui metode penyeduhan French press karakternya mirip sekali dengan kopi tubruk: pekat, kadar kafein tinggi, dan (ini keunggulannya) tidak memiliki ampas!

Bagaimana cara menyeduhnya? Gampang! Ikuti langkah-langkah ini:

  1. Panaskan air hingga mendidih, kemudian diamkan sebentar
  2. Masukkan bubuk kopi ke dalam French press yang sudah dicabut penekan/saringannya. Jumlah kopi tergantung selera, namun sebaiknya butiran kopi tidak digiling terlalu halus (lebih kasar dibanding bubuk kopi untuk diseduh dengan metode pour-over)
  3. Tuang air panas ke dalam French press, lalu pasang kembali penekan/saringan sampai batas ketinggian air
  4. Diamkan sekitar 2 menit. Semakin lama didiamkan, kopi yang dihasilkan akan semakin pekat dan tinggi kadar kafeinnya
  5. Tuang ke cangkir kopi dan nikmati

Gampang kan? Menyeduh kopi memang sederhana kok. Dan harus menyenangkan!