Star Trek: Into Darkness (2013)

Keputusan tim produksi “Star Trek: Into Darkness (2013)” memasukkan Benedict Cumberbatch atas pertimbangan marketing sungguh tepat. Setidaknya, bagi orang-orang seperti saya.

 

 

Ya, alasan utama Cumberbatch masuk ke film ini, mengabaikan catatan Hollywood-nya yang bisa dibilang sangat minim, adalah karena dirinya, melalui serial televisi Sherlock, terbukti mampu meraih audiens yang luar biasa besar dari wilayah China, Jepang dan Timur Jauh.

Pendahulunya, “Star Trek (2009)” memperoleh total pendapatan US $ 385,7 juta. Sebanyak 67% dari total pendapatan itu berasal dari pasar Amerika Serikat. Singkat kata, “Star Trek (2009)” tidak bisa dibilang sukses besar di pasar dunia. Statistik itulah yang harus dipatahkan oleh Cumberbatch, melalui perannya sebagai Commander John Harrison di “Star Trek: Into Darkness (2013)”.

Apakah rencana itu sukses? Sejauh ini lumayan mulus.

Belum genap seminggu setelah diluncurkan, “Star Trek: Into Darkness (2013)” sudah meraup pendapatan sebesar US $ 164,6 juta dengan sumbangan dari pasar di luar Amerika Serikat sebesar 49%.

Harap disadari bahwa Benedict Cumberbatch bukan sekedar magnet marketing. Penampilannya sebagai Commander John Harrison di film ini, setidaknya menurut penilaian saya, sangat apik. Gabungan antara posturnya yang jangkung tapi kokoh, wajahnya yang ganteng namun intens serta logat seksi dan suaranya yang indah menghasilkan supervillain yang sangat solid.

Alur cerita dan dialog dalam film ini juga boleh dibilang mumpuni. Meski sangat mengandalkan efek visual, “Star Trek: Into Darkness (2013)” tidak terjebak pada suguhan kacangan yang miskin logika. Nyaris semua aksi yang ada memiliki motivasi dan tingkat kepentingan yang masuk akal.

Ditambah beberapa sentilan humor cerdas nan segar, kita bisa bilang bahwa J.J Abrams sama sekali tidak menyia-nyiakan dana produksi sebesar US $ 190 juta yang digelontorkan bagi dirinya.

“Star Trek: Into Darkness (2013)”, bahkan bagi orang yang tidak mengerti serial televisinya sekalipun, adalah suguhan visual, cerita dan penokohan yang sangat menyenangkan untuk dinikmati.

2 thoughts on “Star Trek: Into Darkness (2013)”

  1. JJ Abrams manfaatin modal $190jt dengan cara yg sangat efektif, dari segi cerita, drpd bikin cerita baru dia daur ulang cerita lama yang tentunya di twist bolak-balik. Yah beginilah kalo fanboy dikasi proyek film franchise.. : )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *