Perfect Ten di Pisa Cafe Mahakam

Dengan total 23 lagu dan 3 vokalis cabutan, Perfect Ten sukses memuaskan 60-an penonton yang asyik duduk manja di kursi Pisa Cafe Mahakam sembari menikmati makan malam. “Tribute to Pearl Jam”, demikian tajuk acara malam (14/9) itu, memang bukan gelaran resmi komunitas Pearl Jam Indonesia (PJID). Maka tak heran jika sepanjang pertunjukan penonton duduk manis dan sangat sopan 🙂

 

Perfect Ten di Pisa Cafe Mahakam (foto oleh M. Ikhwan)
Perfect Ten di Pisa Cafe Mahakam (foto oleh M. Ikhwan)

 

“Release”, “Unthought Known”, “Love Boat Captain”, “Corduroy”, “Given to Fly”, “Why Go”, “Last Kiss”, “I Am Mine”, “In Hiding”, “Eldery Woman”, “Off He Goes”, “Alive”, “Animal”, “State of Love and Trust”, “Evenflow”, “Go”, “Last Exit”, “Satan’s Bed”, “Black”, “Mind Your Manners”, “Rearview Mirror”, “Jeremy”, dan “Porch” meluncur selama kurang lebih dua jam penuh.

Rasanya sudah lama sekali saya tidak melihat penampilan Jessy. Rupanya dia belum kehilangan tajinya. Paruh kedua setlist malam itu disapu bersih, termasuk nomor paling anyar milik Pearl Jam yang bahkan baru akan dirilis 14 Oktober 2013 nanti: “Mind Your Manners”.

Bagi saya, yang memang sudah tidak terhitung berapa kali nonton pagelaran serupa, selain “Release” yang sukses dibawakan dengan mistis oleh Reza dan “Mind Your Manners” yang dilengkapi aksi gerak tangan Jessy, sesi paling menarik adalah ketika Razak membawakan “Eldery Woman” sendirian, sembari memainkan gitar akustik. Lepas, akrab, dan sangat menghibur.

Nito, yang sehari sebelumnya berulang tahun, didaulat main di lagu “Black”.

PJID sendiri akan menggelar acara resminya di AtAmerica pada hari Minggu, 20 Oktober 2013 mendatang. Ini adalah gelaran listening party menyambut peluncuran album teranyar Pearl Jam berjudul “Lightning Bolt”. Acara ini, tentu saja, akan berisi sesi mendengarkan nomor-nomor baru di album tersebut, diskusi seputar album dan Pearl Jam, serta pertunjukan musik.

Dengan semakin santernya berita mengenai rencana kedatangan Pearl Jam ke Jakarta di bulan Februari 2014 yang akan datang, listening party di AtAmerica, yang kebetulan juga akan diisi oleh nara sumber yang berasal dari salah satu promotor besar Indonesia, rasanya akan condong ke arah pembahasan isu tersebut.

Sebagai fans, kita hanya bisa berharap dan berdo’a. We all believe!

3 thoughts on “Perfect Ten di Pisa Cafe Mahakam”

  1. Razak underdog. Pas pertama dikenalin Irsya, penonton pada ketawa dan ragu. Tapi begitu hajar “Why Go” dengan suaranya, langsung nganga semua. Hahahaha. Pas dia tampil solo juga oke markonye tuh. Sering-sering tuh di-abuse tampil solo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *