Through The Never (2013): Konsernya OK, Filmnya Gak Penting

Sebagian besar penonton kemungkinan tidak akan paham apa sesungguhnya pesan yang terkandung dalam film “Through The Never (2013)”. Kecuali, tentu saja, dia sudah terlebih dulu membaca penjelasan dari Nimrod Antal, sang sutradara.

 

Through The Never (2013)
Through The Never (2013)

 

Jika mau jujur, film yang pada intinya adalah konser Metallica di sebuah panggung berteknologi tinggi yang disuguhkan ke penonton bioskop secara 3D ini memang sedikit absurd.

Alur cerita sama sekali bukan kekuatan film ini. Petualangan Trip, seorang roadie muda, terlalu surealis untuk dimengerti.

Menenggak pil, ditabrak mobil, dikejar dan dikeroyok perusuh, membakar diri, tenggelam, hingga bertarung melawan penunggang kuda bertopeng yang gemar menggantung orang. Semua itu dilakukan demi sebuah tas dalam truk Metallica yang, sampai film berakhir, tidak jelas apa isinya.

Mengingat tas itu muncul pertama kali saat Metallica memainkan “Master of Puppets”, saya menduga isinya adalah heroin. Namun, teman menonton saya punya pendapat yang lebih ekstrim. “Isinya kepala Mustaine, tuh!” Ha-ha! You are sick, dude!

Nimrod Antal menjelaskan bahwa pesan utama “Through The Never (2013)” adalah kekuatan kemauan untuk mewujudkan cita-cita. Halangan apa pun yang menghadang, terjang!

Menurut dia, itulah semangat dan cerita kehidupan seputar Metallica. Band thrash metal dengan penjualan album terbesar di dunia ini, katanya, melewati banyak sekali rintangan yang berat selama karir mereka.

Saya, sejujurnya, sama sekali tidak keberatan menonton konser mereka dalam format IMAX. Gambarnya sangat besar dan 3D, ditambah kualitas suara yang mumpuni.

Hanya saja, seperti nyaris semua penonton lainnya di dunia, saya mendapati bahwa eksekusi visual petualangan surealis Trip kualitasnya sangat rendah. Rasanya tidak layak ditampilkan dalam format IMAX.

Dari sudut pandang penikmat film yang malas mikir, saya rasa “Through The Never (2013)” akan jauh lebih enak ditonton jika alur cerita Trip dihapus dan film ini dijadikan murni konser Metallica dalam format IMAX saja, hahaha!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *