Rock is Dead!

Sore ini, Rabu (20/6),  15 hari sebelum jadual penyelenggaraannya, Java Rockingland (JRL) 2012 resmi dibatalkan! Adalah Dewi Gontha sendiri yang memberikan pernyataan itu kepada media.

Rock is dead!

 

 

 

Ya, setelah sebelumnya sukses bergulir selama 3 tahun berturut-turut, akhirnya JRL terpaksa dikubur. Ini, tentu saja, sangat erat kaitannya dengan putusnya kerja sama bisnis Java Production selaku penyelenggara dengan sponsor utama mereka, Gudang Garam.

Festival rock terbesar se-Asia Tenggara itu menemui ajalnya di tengah derasnya hujan sindiran dan hujatan calon penonton.

Sejak penjualan tiket pre-sale dibuka dua minggu yang lalu, tak satu pun nama beken yang tercantum di daftar performer JRL 2012. Ini membuat geram sebagian calon penonton, termasuk saya yang memang setiap tahun membeli tiket terusan tanpa terlalu peduli siapa bintang yang bakal dipanggungkan nantinya.

Hawa lesu semakin santer terasa, karena bahkan dua minggu sebelum perhelatan, masih tak ada nama mentereng dari luar negeri yang tercantum di jadual resmi. Sungguh mengkhawatirkan!

Maka ketika gong kematian itu akhirnya benar-benar berbunyi, sebenarnya dampaknya tidaklah terlalu mengagetkan. Jauh-jauh hari, di dalam hati, kita semua juga sudah menduganya.

Ah!Setelah hati nurani pejabat publik mati, sekarang giliran musik rock.

Ya, ya, ya… Di Indonesia, rock is dead!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *