Skip to content Skip to footer

Menua dengan Indah (I)

Kerut-kerut hadir
Di sudut mata dan di pojok terdalam hati kita
Dipahat anak yang jatuh sakit
Diukir kecewa yang seolah tiada akhir

Mimpi-mimpi kita t’lah padam
Luka-luka kita pendam
Kita pilih jalan dalam diam
Namun yakinlah, tiada dendam

Yang muda belum pasti menua
Yang tua belum tentu bermakna
Maka bersukacitalah, Kawan
Menualah dengan indah

1 Comment

  • Sciipy
    Posted October 25, 2022 at 6:25 pm

    kini ku merindu bapak karena dulu aku suka ngeyel, thanks kak menyentuh banget

Leave a comment