Tag Archives: industri buku indonesia

Industri Buku Indonesia Semakin Payah

Di mata saya, industri buku Indonesia seperti pameran hasil kurasi sosok berdompet tebal yang seleranya buruk. Setidaknya sudah 5 tahun terakhir ini saya sering keluar dari toko buku tanpa menenteng sebiji buku pun. Aneh, kalau bukan gawat.

Apa yang saya temui di toko buku? Jejeran buku yang tema dan tampilannya nyaris serupa. Satu buku mengopi buku lainnya. Sama sekali tidak ada inspirasi. Dan terlebih, nyali. Buku seperti sudah berhenti menjadi alat untuk menyebar ide-ide yang diyakini baik dan bermanfaat dan semata hanya menjadi alat hiburan yang sedapat mungkin menghasilkan uang. Kalau buku seperti ini laku, maka bergegaslah bikin buku serupa! Alangkah mengecewakannya. Dan membosankan.

Dan lebih mengecewakan lagi karena harga buku, dengan daya tarik yang sudah demikian merosot, tetap dipatok setinggi langit. Seolah semua pecinta buku adalah segerombolan konsumen yang jarang-jarang menggunakan daya pikirnya. Seolah kami ini dianggap tidak bernalar dan mau mentah-mentah menelan konsep omong kosong value over price.

Saya penasaran saja, ke mana keberanian bersuara yang sebenarnya merupakan syarat mutlak yang harus dimiliki setiap penulis buku? Ngumpet di mana nyali mereka? Kenapa berlomba-lomba menulis dan menerbitkan buku yang dianggap laku? Bukan buku yang di dalamnya memuat ide-ide segar yang dianggap perlu. Perlu untuk mendobrak peradaban bangsa kita yang bukannya maju malahan semakin tersuruk ke comberan kedangkalan berpikir seperti belakangan ini.

Sudahlah. Pekan lalu saya pasang ring jantung karena pembuluh darah saya tersumbat. Karena tekanan darah yang kurang dikelola. Rasanya tidak baik bagi kesehatan saya kalau terus-terusan kesal seperti ini. Lebih baik saya kembali ke hal sederhana yang selama 7 tahun terakhir saya geluti bersama beberapa kawan: menulis dan menerbitkan buku yang saya rasa dan yakin memang perlu. Toh nyatanya buku-buku itu juga lumayan laku.